Showing posts with label opini. Show all posts
Showing posts with label opini. Show all posts

Thursday, 22 December 2011

5 Pemain yang Bisa direkrut Manchester United saat Januari

Manchester United adalah klub besar dengan sejarah dan prestasi yang tidak main-main. Siapa sih yang tidak ingin bermain di klub sebesar United. Saat ini United dilanda begitu banyak masalah cedera pemain seperti Nemanja Vidic yang cedera sampai akhir musim (lutut), Rio Ferdinand (paha), Darren Fletcher (virus), Michael Owen (paha) dan Anderson (lutut) Phil Jones (siku) dan Ashley Young (engkel). Ditambah juga beberapa pemain sudah memasuki masa pensiun. berikut 5 pemain yang kemungkinan besar bisa direkrut

GARY CAHILL
http://img.thesun.co.uk/multimedia/archive/01235/GaryCahill_1235401a.jpg
Bek tangguh asal Inggris ini sudah menjadi incaran Sir Alex Ferguson sejak awal musim 2010, namun karena Cahill setia pada Bolton, niatan United menemui jalan buntu. Kini kontrak dari Cahill menyisakan 6bulan saja, mau tak mau Bolton harus menjual Cahill daripada melepasnya secara gratis pada musim panas 2012. Chelsea, Inter Milan, AC Milan, Arsenal, dan Real Madrid juga tertarik mendaratkan pemain kelahiran Sheffield, 19 December 1985.

 CHEICK TIOTE
http://static.guim.co.uk/sys-images/Guardian/Pix/pictures/2011/2/25/1298626293816/Cheick-Tiote-signs-new-co-007.jpg
 Mantan pemain FC Twente kelahiran Pantai Gading, 21 Juni 1986 ini menjadi madu yang diperebutkan lebah raksasa liga premier. Penampilan apik Tiote selama setengah musim bersama Newcastle United begitu membuat tim besar berhasrat untuk membajaknya dari klubnya kini. Selain Manchester United yang berminat, Chelsea, Arsenal, Liverpool, dan Tottenham Hotspur sepertinya juga akan melayangkan tawaran pada gelandang petarung ini.

CHRISTIAN ERIKSEN
http://answers.bettor.com/images/Articles/thumbs/extralarge/Ajax-Amsterdams-Christian-Eriksen-not-interested-in-joining-Liverpool-FC-Dutch-Eredivisie-news-63252.jpg
Pemain muda asal Denmark ini memang sudah menarik perhatian United sejak berusia 17 tahun. Namun sayang saat itu United tidak langsung melayangkan tawaran karena ingin memberikan kesempatan Eriksen berkembang di Ajax Amsterdam. Gelandang serang kelahiran 14 February 1992 ini kini menjadi salah satu komoditi panas eropa dan United gigit jari atas kenyataan ini. Konon United telah menyiapkan 15-20juta poundsterling untuk mendaratkan Eriksen di Old Trafford. Selain United, tercatat Barcelona, Real Madrid, AC Milan, Paris St. Germany, Chelsea, Manchester City dan Valencia yang juga ingin mendapatkan tanda tangan pemain muda menjanjikan ini.

NICOLAS GAITAN
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2011/11/23/article-2065195-0EE8615200000578-751_468x310.jpg
Pemain yang membela klub Portugal, Bencfica ini adalah seorang winger yang memiliki kaki kanan dan kiri yang sama baiknya, ditambah dengan kecepatan lari yang luar biasa. Pantas saja Sir Alex Ferguson tertarik untuk menariknya ke Old Trafford. Bergabung dari Boca Juniors pada 2010 dengan harga 4juta pounds. Gaitan langsung menjadi andalan Benfica hingga kini. Selain United pemain kelahiran 23 Februari 1988 ini juga dikaitkan dengan Tottenham Hotspur dan Juventus.
RICKY van WOLFSWINKEL
http://sidomi.com/wp-content/uploads/2011/11/Ricky-van-Wolfswinkel.jpg
Pemain asal Belanda 27 January 1989 ini adalah seorang striker haus gol yang diproyeksikan menggantikan Dimitar Berbatov dan Michael Owen yang sudah berusia kepala tiga. Pemain yang musim lalu membela FC Utrecht ini sangat garang di depan gawang lawan. Memiliki tinggi 185cm merupakan sosok ideal Target-Man United. Kali ini saingan United untuk mendapatkan pemain Sporting Lisbon ini adalah Chelsea, Tottenham Hotspur, AS Roma, Juventus, Genoa, Lazio, dan Fulham.

Jika Aku Menjadi Presiden

http://paparazieonline.files.wordpress.com/2011/01/soekarno-soeharto.jpg
Jika Aku Menjadi Presiden?? itu salah satu mimpi saya yang entah bisa terkabul atau tidak, tetapi yang pasti bila saya menjadi presiden. Saya sudah memiliki seperti apa saya akan memimpin bangsa ini kedepan. Ada dua sosok yang begitu sangat sangat sangat saya kagumi dalam bagaimana dia memimpin. Yaitu dua presiden awal kita, Bung Karno dan Pak Harto. Menurut saya mereka adalah sosok presiden real yang dibutuhkan rakyat. Hanya sayangnya mereka hidup dijaman dimana ketidakstabilan dunia masih sangat sangat kerasa.
Bisa dibayangkan bagaimana bila Bung Karno yang memiliki citra luar biasa dan ketegasan yang tidak perlu disangsikan lagi. Karena kehebatannya, sampai saat ini hanya sosok Bung Karno yang disambut dengan parade militer besar-besaran saat berkunjung ke Amerika Serikat. Itu menandakan bahwa kita dulu begitu dihormati oleh Amerika Serikat, konon Amerika Serikat sampai menaruh agen rahasia CIA di Indonesia hanya untuk memonitor gerak-gerik Soekarno. Pidato yang khas menggebu dari Bung Karno bisa membuat siapapun yang mendengarnya pasti akan merasa merinding. Dibalik kekurangan yang dia miliki, begitu banyak hal positif yang bisa kita petik. Yaitu jangan takut pada bangsa barat, jaga keutuhan NKRI dengan sepenuh jiwa dan raga, juga sebuah ide Bung Karno yang saya sangat sukai BERDIKARI (Berdiri Diatas Kaki Sendiri) yang berarti jangan kita meminta bantuan pada bangsa lain apabila kita bisa melakukannya sendiri. Untuk video pidato Bung Karno bisa dilihat disini Pidato Soekarno  
Yang kedua adalah Pak Harto, seorang presiden yang bisa dibilang menjadikan Indonesia macan asia dalam berbagai bidang. Mulai dari olahraga, ekonomi, pangan, dan lain-lain. Pak harto memang saya akui memiliki planning pembangunan yang luar biasa terencana dangan matang. Bisa anda bayang dalam kurun waktu 30 tahun dia bisa membangun Indonesai seperti sekarang ini. Melanjutkan pemerintahan Bung Karno, Pak Harto diberi warisan utang negara, pemerintahan yang terus menerus tidak stabil, dan perekonomian yang amburadul, karena krisis dunia dan berbagai pemberontakan yang terjadi. Dijaman Pak Harto, kestabilan pemerintahan adalah nomer satu, oleh karena itu Pak Harto memakai Jakartasentris dalam melakukan pemerintahannya. Namun sayang pada pertengah 90an, krisis ekonomi dunia kembali bergejolak dan imbasnya utang Indonesai yang tidak terlalu banyak menjadi meningkat drastis sehingga terjadilah krisis moneter di dalam negeri. Dibalik semua itu, ketegasan dan rencana pembangunan yang dijalankan Pak Harto begitu luar biasa.
Bila saya menjadi presiden saya tidak akan takut pada bangsa barat, menjaga keutuhan NKRI dengan sepenuh jiwa dan raga, juga mengeksplorasi ide BERDIKARI (Berdiri Diatas Kaki Sendiri), perencanaan pembangunan yang matang, ketegasan dalam memimpin, dan anti korupsi. Itu akan saya pegang teguh. I SWEAR !!!

Wednesday, 7 December 2011

Pengganti Zdravco Dragicevic II

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1805435.jpg
 Setelah di postingan sebelumnya kita membahas 3 kandidat pengganti Zdravco Dragicevic.Sekarang saya akan memberikan opsi kembali kepada PT. PBB yang mungkin saja bisa menjadi masukan, karena kualitas dari pemain-pemain berikut ini sangat mumpuni dan teruji mampu berbicara di klub sebelumnya.
Berikut adalah kandidat yang menurut saya pantas untuk bermain di PERSIB dan memiliki kans untuk didatangkan oleh pengurus.
Sergio van Dijk
http://bangka.tribunnews.com/foto/berita/2011/12/6/Sergio-van-Dijk.jpg
Pemain yang sekarang merumput bersama Adeleide United dan menjadi top skor di liga australia 2 tahun berturut-turut. Pemain blasteran Indonesia-Belanda ini sangat ingin untuk menjadi WNI dan bermain untuk timnas. Juga tidak menutup kemungkinan untuk bermain di Liga Indonesia. Pemain berumur 29 tahun ini mengatakan kalau PERSIB adalah klub besar di Indonesia dan cukup menarik perhatiannya.

Irfan Bachdim
http://egosip.com/wp-content/uploads/2011/06/Irfan4.jpg
Juga pemain keturunan asal Belanda yang sudah menjadi WNI. Sebenarnya pada awal tahun 2010, Irfan Bachdim sempat melamar ke klub maung bandung. Tapi sayang karena stok striker yang melimpah dan dihuni nama beken macam Cristian Gonzales, Pablo Frances dan Hilton Moreira, saat itu Irfan gagal direkrut. Penyesalan adalah buntutnya, pada Desember 2010 nama Irfan mencuat sebagai rising star di skuad garuda senior. Kini pemain kelahiran 1988 ini, kembali diincar untuk mengisi slot striker di maung bandung.

Cristian Bekamenga
http://syifaurrahman.files.wordpress.com/2010/01/bekamenga.jpg
Pemain asal Kamerun kelahiran 9 Mei 1986 ini pernah merasakan atmosfer Liga Indonesia dan pernah berkostum maung bandung selama semusim, yaitu musim 2007-2008. Dengan tinggi 185cm Cristian Bekamenga adalah opsi yang cukup baik untuk mengisi slot striker. Pemain yang sekarang membela Nantes FC (Prancis) sudah bermain sebanyak 45kali dan menelurkan 22gol selama 3 musim di klub tersebut. Pada musim 2010-2011, Bekamenga sempat dipinjamkan ke klub Yunani Skoda Xanthi dan membuat 10gol dari 21penampilan. Dengan catatan mengkilap seperti itu dan umur yang masih, meskipun dengan nilai kontrak yang tidak sedikit. Namun saya yakin, Bekamenga akan menjawab kepercayaan yang diberikan oleh PT. PBB apabila direkrut kembali.

Monday, 5 December 2011

Pengganti Zdravco Dragicevic I

https://lh5.googleusercontent.com/-qFuL3zZq8sQ/Tp5eErv0kFI/AAAAAAAAGIM/VWmwwGNN1qg/s640/wall-starting-vs-semen-padang-2011-2012-wide.jpg
Sudah beberapa minggu ini, tim maung bandung diterpa isu akan didepaknya striker mereka asala Montenegro yaitu, Zdravco Dragicevic. Kontrak pemain yang memiliki kulit putih ini isunya akan diputus ditengah jalan oleh jajaran pengurus PT. PBB (Persib Bandung Bermartabat) karena kinerja yang kurang apik selama membela persib bandung. Apalagi ditambah oleh masalah ITC (International Transfer Certificate) yang menjadi kendala, karena tanpa ITC pemain tersebut tidak boleh bermain disebuah laga resmi.
Berikut ini saya ingin memberikan rekomendasi kepada pengurus, striker-striker yang selayaknya bisa dikontrak dan pantas memakai kostum kebanggaan PERSB. 
Patrich Wanggai
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Striker-Indonesia-Patrich-Wanggai.jpg
Kebetulan striker yang bersinar di Sea Games ini, masih belum menandatangani kontrak dengan tim manapun. Pemain yang musim lalu membela Persidafon Dafonsoro ini masih bimbang atas tawaran dari luar papua yang berdatangan. Sosok striker yang memiliki kaki kiri kuat dan tendangan bebas yang akurat ini bisa menjadi pengganti dari Zdravco Dragicevic. 

Marcio Souza
http://i2.goal.com/files/images/stats/goal/player-images/16/26516_186x236.jpg
Striker asal Brasil berumur 31 tahun ini juga masih belum mendapatkan klub, setelah Persela Lamongan enggan untuk mengontraknya kembali. Mantan pemain Deltras dan Semen Padang ini saya nilai masih memiliki kemampuan lebih untuk bersaing dengan Aliyudin dan Airlangga yang sebelumnya sudah terlebih dahulu dikontrak oleh PERSIB.

Noh Alam Syah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLUN0euf-T2br9s_ILhqGUT_pORcVu0d07brZMCsZnhEjCh8P21LO9XWcPDHwfuD0CvJr1i2dBzDnw6n1QpO680QtCSwLsicBMq73XzyoU_dHPRK_KjscRGqkOLne_oSwZgIG-FzMdhTM/s1600/noh-alam-syah.jpg
Striker asal Singapura berumur 30 tahun ini tidak perlu disangsikan lagi kemampuannya. Setelah keengganannya memperpanjang kontrak di Arema Malang. Persib saya harap bisa mengontrak pemain ini. Sudah terbukti dengan torehan 33 golnya dari 56 kali memperkuat tim singo edan. Kaki kanan dan kiri yang sama baik, dan berperan sebagai striker murni. Tidak salah kalau pengurus PT. PBB mengontrak pemain ini. 

Alessandro Trabucco
                                                          http://u.goal.com/104700/104769hp2.jpg
Striker muda  kelahiran Denpasar, 25 Juli 1994 ini memiliki kemampuan lebih untuk anak sesusianya dalam bermain bola. Pemain yang sekarang membela tim serie-A yaitu AC. Cesena, meskipun saat ini Trabucco masih bermain di tim taruna AC. Cesena. Alessandro Trabucco sendiri mengungkapkan sangat ingin bermain di Liga Indonesia. Mungkin Persib bisa meminjamnya selama semusim untuk menambah jam terbang di kompetisi senior.

Emansipasi Wanita Masa Kini

Emansipasi wanita di dunia dewasa ini tidak bisa lepas dari Isadora Duncan, lahir tahun 1878 di Los Angeles, Amerika Serikat.  Isadora adalah pelopor emansipasi wanita yang menginginkan wanita memperoleh hak dalam masyarakat, seperti hak memilih, hak bekerja. Akibat trauma masa kanak-kanaknya, dia tidak mempercayai ikatan perkawinan, maka kendati perasaannya halus, berpacaran dengan lelaki yang dicintai, dan bahkan melahirkan anak, tapi dia tidak mau menikah. Di Indonesia juga ada tokoh pergerakan wanita Raden Adjeng Ayu Kartini (lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879 – meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25 tahun). Kartini menggugat khususnya menyangkut budaya di Jawa yang dipandang sebagai penghambat kemajuan perempuan pada saat itu. Dia ingin wanita memiliki kebebasan menuntut ilmu dan belajar, bukan hanya masak-manak-macak. Ia menggambarkan penderitaan perempuan Jawa akibat kungkungan adat, yaitu tidak bisa bebas duduk di bangku sekolah, harus dipingit, dinikahkan dengan laki-laki yang tak dikenal, dan harus bersedia dimadu. Kartini juga menyampaikan kritik terhadap agamanya. Ia mempertanyakan mengapa kitab suci harus dilafalkan dan dihafalkan tanpa diwajibkan untuk dipahami. Ia mengungkapkan tentang pandangan bahwa dunia akan lebih damai jika tidak ada agama yang sering menjadi alasan manusia untuk berselisih, terpisah, dan saling menyakiti.  Kartini mempertanyakan tentang agama yang dijadikan pembenaran bagi kaum laki-laki untuk berpoligami. Bagi Kartini, lengkap sudah penderitaan perempuan Jawa yang dunianya hanya sebatas tembok rumah.
Dewasa ini perlindungan wanita khususnya di Indonesia sudah lebih baik dan terus membaik karena kesetaraan hak dijamin oleh negara. Seperti ditulis dalam SKB 3 Menteri, nomor 17/Men.PP/Dep.II/VII/2005 tentang Percepatan Pemberantasan Buta Aksara Perempuan dan juga UU Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.
Contoh-contoh real tentang persamaan gender di Indonesia adalah terpilihnya Megawati Soekarnoputri menjadi presiden wanita pertama Indonesia, juga Ibu Risma terpilih menjadi Walikota Surabaya saat ini. Di pemerintahan pusat, wanita juga memegang beberapa pos penting seperti Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana.  Tidak ketinggalan, Dr. Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid I dan sekarang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia di Washington DC, Amerika Serikat.

Emansipasi Wanita dalam Islam

"Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar".
Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyebutkan riwayat dari Ibnu Abbas ra bahwa ayat ini turun berkenaan dengan pertanyaan para wanita: “Mengapa dalam Al-Qur’an disebutkan para laki-laki sementara para wanita tidak?” Maka turunlah ayat ini.
Jauh Sebelum mempoklamirkan emansipasi wanita, Islam telah lebih dahulu mengangkat derajad wanita dari masa pencampakan wanita di era jahiliah ke masa kemulaian wanita. Dari ayat di atas kita bisa melihat betapa Islam tidak membedakan antara wanita dan laki-laki. Semua sama di hadapan Allah.swt, dan yang membedakan mereka di hadapan Allah adalah mereka yang paling bertaqwa, taqwa dalam artian menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangnnya.
Sering kita dengar pemahaman emansipasi wanita yang selalu digembar-gemborkan orang-orang barat yang mengatasnamakan hak asasi manusia, bahwa emansipasi wanita adalah menyamakan hak dengan kaum pria, padahal tidak semua hak wanita harus disamakan dengan pria, karena Allah.Swt telah menciptakan masing-masing jenis kelamin dengan latar belakang biologis kodrati yang tidak sama. Persamaan hak untuk dilindungi oleh hukum, mendaptkan gaji yang setara dengan laki laki jika berada di kedudukan atau kemampuan yang sama, dan lain sebagainya adalah segelintir contoh dibolehkannya persamaan hak dengan kaum pria.
Makna emansipasi wanita yang benar, adalah perjuangan kaum wanita demi memperoleh hak memilih dan menentukan nasib sendiri. Sampai kini, mayoritas wanita Indonesia, terutama di daerah pedesaan dan sektor informal belum menyadari makna dari emansipasi wanita itu sendiri, akibat normatif terbelenggu persepsi etika, moral, dan hukum genderisme lingkungan sosio-kultural menjadi serba keliru. Belenggu budaya itulah yang harus didobrak gerakan perjuangan emansipasi wanita demi memperoleh hak asasi untuk memilih dan menentukan nasib sendiri.
Wanita yang seoptimal mungkin menurut konsep al-qur’an dan assunnah ialah wanita yang mampu menyelaraskan fungsi, hak dan kewajibannya:
- Seorang hamba Allah ( At-Taubah 71 )
- Seorang istri ( An-Nisa 34)
- Seorang ibu ( Al-Baqoroh 233 )
- Warga masyarakat (Al-furqan 33)
- Da’iyah ( Ali Imran104 -110)
Islam juga telah mengabadikan nama wanita yang dalam bahasa Arab An-nisa (النساء) ke dalam salah satu surat dalam Al-quran, dan islam juga tidak melarang wanita untuk berperang atau berjihad di jalan Allah.Swt melawan orang-orang kafir, dalam hadits yang diriwayatkan oleh seorang sahabat wanita terkemuka Ar-Rubayyi’ binti Mu’awwidz ra berkata :
“Kami pernah bersama nabi SAW dalam peperangan, kami bertugas memberi minum para prajurit, melayani mereka, mengobati yang terluka, dan mengantarkan yang terluka kembali ke Madinah.” Ummu Haram ra, yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra , dimana ia berkata:
“Nabi SAW bersabda : “Sejumlah orang dari ummatku menawarkan dirinya sebagai pasukan mujahid fi sabiliLLAH. Mereka mengarungi permukaan lautan bagaikan raja-raja di atas singgasananya.” Lalu tiba-tiba Ummu Haram ra berkata: “Ya RasuluLLAH, doakan saya termasuk diantara mereka itu.” Lalu Nabi SAW mendoakannya…”
Sesungguhnya Maha Benar Allah yang dengan tegas bersabda dalam Al- Qur’an bahwa musuh-musuh Islam akan selalu berupaya dengan berbagai cara agar kita mengikuti millah (sistem hidup) mereka, hingga mereka ridha (QS Al-Baqarah: 120), dan mereka akan selalu memerangi Islam dan segala yang berbau Islam, kalau dapat memurtadkan kita dari Islam (Al-Baqoroh 217 dan Alburuuj 8). Sungguh Maha Benar Allah.
Sesungguhnya fenomena muslimah hari ini (kebanyakan telah menyimpang jauh dari Allah dan RasuINya), dan kehilangan jati dirinya sebagai muslimah adalah hasil dari rekayasa mereka yang menghendaki ajaran Islam itu kabur, sulit difahami dan terkesan kolot (terbelakang) serta menghambat kemajuan.
Untuk mendukung semua itu merekapun merekayasa, para ‘cendekiawan muslim’ yang lemah iman untuk mendukung program mereka dan menimbulkan keraguraguan ummat.
Para wanita yang dalam Islam sangat dihormati dan dimuliakan digugat. Aturan-aturan Islam yang tinggi dan sempurna dituding sebagai biang keladi ‘terbelakangnya’ para wanita Islam. Musuh-musuh Allah yang lantang meneriakkan isu hak asasi, kebebasan, modernisasi, dan persamaan inipun menyerang masalah poligami,hak menthalaq, hak warisan, masalah hijab, dan sebagainya sebagai hal-hal yang melemahkan Islam. Islam dikatakan telah merendahkan harkat dan martabat wanita, sedang Barat lah yang mengangkat dan memuliakannya.
Mari kita bandingkan dunia Islam dan dunia Barat, pada satu sisi mereka maju di bidang duniawi yang pernah dimiliki kejayaan islam, tapi kita lihat hubungan – hubungan sosial mereka ( hubungan antara masyarakat, suami dan istri orang tua dan anak dan lain sebaginya ) Islam lebih gemilang dengan hal-hal itu.
Pada akhirnya kita sebagai wanita mulimah untuk selalu menyiapkan dan meningkatkan kualitas keislaman kita, agar kita tidak terpengaruh dengan slogan- slogan barat yang akan menghancurkan pilar-pilar Islam dan menyilaukan mata kita.
Selamat hari Kartini semoga wanita Indonesia bisa lebih meningkatkan khazanah keislamannya dan menghasilkan karya-karya besar untuk kemajuan Indonesia dan Islam pada umumnya.
Firman Allah SWT dalam Al-Qur'an :
"Barang siapa yang mengerjakan amal shaleh, baik ia laki-laki maupun perempuan sedang ia yang beriman, maka mereka itu mask kedalam sorga dan merka tidak dianiaya sedikitpun". (Al-Qur'an S. An-Nisaa' ayat 124)
"Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman) : "Sesungguhnya Aku tidk menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal diantara kamu,baik laki-laki atau perempuan,(karena) sebahagian kamu adlah turunan dari sebagian yang lain." (Al-Qur'an S. Ali Imran 195 )
Emansipasi dalam kehidupan manusia menurut pandangan islam adalah sesuatu yang wajar dan harus terjadi, agar berkembangnya budaya dan pola kehidupan manusia dialam semesta ini, karena manusia diciptakn oleh Allah SWT, dipermukaan bumi ini mempunyai hak dan kemerdekaan yang sama (bisa di lihat dalm surat An-Nisaa' :1, An-Nahl :97, At-Taubah :72. Apalagi mengingat kedudukan wanita, peran dan fungsinya dalam kehidupan keluarga maupun bangsa amat penting, sebab dari merekalah anak-anak tumbuh dan tergantung. Kepada merkalah baik dan buruk karakter anak-anak, oleh karena itu, tidak berlebihan seorang ahli hikmah menggambarkan kaum wanita sebagai Tiang atau soko guru suatu bangsa dalam sebuah ungkapan :
"Wanita adalah Tiang bangsa, jika mereka baik maka baiklah bangsa itu dan jika mereka buruk (rusak moralnya) maka buruklah bangsa itu".
Ungkapan tersebut sangat besar maknanya, bagi anda yang mengerti. Anda bisa melihat bangsa mana yang buruk perannya di permukaan bumi ini, pastinya tidak terlepas dari prilaku buruk kaum wanitanya di dalam bangsa tersebut. Dalam kehidupan manusia dewasa ini banyak kita temui wanita-wanita karier yang berprestasi lengah terhadap urusan ( yang justru sebagai kewajibannya yang amat vital) keluarganya, Kepribadiannya dan watak serta fitrah yang diberikan Allah SWT. Oleh karena kesalahan pengertian emansipasi sebagai sama hak dan kewajiban secara mutlak tanpa batas, yang justru merendahkan citra kaum wanita itu sendiri.
Sebagai contoh terlihat dalam prakteknya perburuhan, pekerjaan wanita dikerjakan pada malam hari, bekerja di kantor tanpa mengenal waktu, menjadi kondektur bis atau menjadi sopir-sopir truk ataupun taxi, bahkan ada yang sangat lucu sekali, ada team sepak bola wanita, ini kan sangat tidak lazim sekali. Mempertontonkan bentuk tubuh di muka umum di depan para mata keranjang yang sering mengundang birahi para lelaki. Jika ini yang terjadi pada emansipasi wanita, ini akan menjadikan hal yang sangat tidak sehat dan jangan salahkan laki-laki kalau terjadi hal yang tidak di inginkan. Misalnya saja terjadi tindakan asusila ataupun di ganggu di tengah jalan. Kalau terjadi hal yang berlebihan pada wanita, diharapkan bagi kaum lelaki untuk memberikan bimbingan ataupun mengarahkan pada hal yang lebih terarah dan lebih baik.
Dalam penerapan emansipasi pada dewasa ini, dapat terlihat dua segi :
Pertama : Segi positif yaitu dalam penerapannya mempunyai sasaran yang tepat dan terarah
sesuai dengan peraturan agama dan moral yang berlaku.
Kedua : Segi negatif yaitu kesalahan penerapan dalam praktek atau pola kehidupan yang
tidak sesuai dengan akal sehat yang tentunya tidak dibenarkan oleh agama,
sebagaimana contoh-contoh di atas.
Karena pengertian emansipasi itu bervariasi, masing-masing kelompok wanita atau individu mereka punya pandangan dari sudut kepentingan yang berbeda-beda. Sebenarnya, emansipasi itu tidak sekedar persamaan hak atau kewajiban dengan kaum pria dalam arti kata yang sempit, akan tetapi harus ada batas-batas yang justru di ikuti dan disetujui oleh fitrah wanita itu sendiri. Sedang banyak kaumwanita memaksakan pengertian emansipasi sebagai persamaan hak dan kewajiban tanpa batas, justru merugikan derajat dan harkat wanita itu sendiri. Di sinilah pentingnya da'wah islam itu, agar bisa terarah.

Perngertian Emansipasi Wanita

Secara harafiah, emansipasi wanita adalah kesetaraan hak dan gender. Pengertian dari kata ‘emansipasi’ yang paling populer adalah suatu usaha untuk menuntut persamaan hak-hak kaum wanita terhadap hak-hak kaum pria di segala bidang kehidupan. Namun, emansipasi wanita itu memiliki batas-batas. Artinya, tidak semua yang dilakukan oleh laki-laki, juga dilakukan oleh wanita. Misalnya, menjadi seorang kepala keluarga dan menjadi imam sholat bagi laki-laki. Arti dari emansipasi wanita yang tepat adalah memperjuangkan agar wanita bisa memilih dan menentukan nasib sendiri. Dan untuk tahap selanjutnya pembekalan agar wanita mampu untuk menentukan nasib dan membuat keputusan ini sering disebut dengan pemberdayaan wanita. Dede Wiliam-de Vries dalam bukunya Gender Bukan Tabu menjelaskan mengenai konsep emansipasi dengan sebutan Gender. Seks atau jenis kelamin adalah hal paling sering dikaitkan dengan Gender dan kodrat. Dikarenakan adanya perbedaan jenis kelamin, perempuan dan laki-laki secara kodrat berbeda satu sama lain. Hubungan antara jenis kelamin (seks) dengan kodrat, secara sederhana dapat kita ilustrasikan seperti ini: Ketika dilahirkan, laki-laki ataupun perempuan secara biologis memang berbeda. Laki-laki memiliki penis dan buah zakar sedangkan perempuan memiliki vagina. Pada saat mulai tumbuh besar, perempuan mulai terlihat memiliki payudara, mengalami haid dan memproduksi sel telur. Sementara laki-laki mulai terlihat memiliki jakun dan memproduksi sperma. Secara alamiah, perbedaan-perbedaan tersebut bersifat tetap, tidak berubah dari waktu ke waktu dan tidak dapat dipertukarkan fungsinya satu sama lain. Hal-hal seperti ini yang kemudian kita sebut dengan kodrat. Berdasarkan hal tersebut, logikanya seseorang dapat dikatakan ‘melanggar kodrat’ jika mencoba melawan atau mengubah fungsi-fungsi biologis yang ada pada dirinya. Gender sama sekali berbeda dengan pengertian jenis kelamin. Gender bukan jenis kelamin. Gender bukanlah perempuan ataupun laki-laki. Gender hanya memuat perbedaan fungsi dan peran sosial laki-laki dan perempuan, yang terbentuk oleh lingkungan tempat kita berada. Gender tercipta melalui proses sosial budaya yang panjang dalam suatu lingkup masyarakat tertentu, sehingga dapat berbeda dari satu tempat ke tempat lainnya. Gender juga berubah dari waktu ke waktu sehingga bisa berlainan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Contohnya, di masa lalu perempuan yang memakai celana panjang dianggap tidak pantas sedangkan saat ini dianggap hal yang baik untuk perempuan aktif.

Friday, 25 November 2011

Mahasiswa Sejati

Dewasa ini banyak kita dengar tentang kontribusi mahasiswa dalam pembangunan Indonesia atau mereka hanya merong-rong kehidupan bernegara karena mahasiswa tidak lagi memiliki apa itu yang disebut PATRIOT (Prestatif, aktif, tanggap, kritis, visioner, tanggung jawab). Sebuah beban yang ada di pundak setiap mahasiswa, mulai dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia. Mahasiswa adalah sekelompok kaum penerus bangsa Indonesia, sebuah kaum yang penuh dengan harapan akan cita-cita bangsa di masa depan. Mahasiswa prestatif adalah mahasiswa yang lapar akan prestasi dan ingin terus menerus berprestasi. Sekalipun pencapaian baik itu hal yang kecil maupun besar karena dari suatu hal yang kecil akan timbul hal yang besar jika terus menerus kita telusuri dan dalami. Pentingnya prestasi adalah untuk menumbuhkan motivasi berkarya, berimajinasi dan terus belajar demi menjadi seorang penerus bangsa yang produktif. Dewasa ini, prospek semua pekerjaan tidak hanya menuntut nilai baik dari semua mata kuliah tapi bagaimana mendapat pencapaian lain sehingga memiliki banyak pengalaman untuk bekal di dunia yang lebih luas yaitu dunia pekerjaan yang juga akan menuntut untuk menjadi seorang yang memiliki gagasan serta daya cipta yang tinggi. Aktif. Mahasiswa yang hanya kuliah pulang kuliah pulang tidak akan mempunyai pengalam hidup yang berkesan. Mahasiswa haruslah menjadi mahasiswa yang aktif. Aktif dalam belajar maupun dalam hal berorganisasi. Ketika berorganisasi kita dilatih untuk aktif dalam menyampaikan pendapat kita. Memang terkesan sepele, namun sebenarnya menyimpan banyak manfaat. Di dunia kerja besok kita harus berani menyampaikan pendapat. Kalau tidak berani maka bisa-bisa karir pekerjaan kita tidak dapat meningkat alias stagnan. Tanggap diperlukan adanya suatu sikap pengontrol yang akan mengendalikan sikap-sikap yang lain. Sikap tanggap yaitu sikap yang peka terhadap lingkungan sekitar, peka terhadap masalah disekitar kehidupan sehingga memiliki sebuah pemikiran sebagai sokusi dari permasalahan itu. Dalam pencarian solusi tersebut, diperlukan adanya sifat kritis yang selalu ingin tahu dan tidak akan berhenti sehingga sebuah masalah akan terselesaikan. Kritis. Peran dan fungsi mahasiswa ada 4 poin. Yaitu iron stock, agent of change, social control, dan moral force. Menjadi kritis adalah salah satu cara untuk mewujudkan peran dan fungsi mahasiswa poin social control. Apabila terdapat ketidakbenaran yang terjadi dalam masyarakat, seorang mahasiswa harus mengeluarkan sifat kritisnya. Mahasiswa harus berani protes. Apapun rintangan yang menghadang mahasiswa harus berani melancarkan protes. Hal itu sebagai bentuk tanggung jawab mahasiswa terhadap masyarakat. Bagaimanapun juga, karena masyarakat lah mahasiswa dapat kuliah dengan biaya yang terjangkau seperti sekarang. Oleh karena itu wajar apabila mahasiswa mempunyai tanggung jawab terhadap masyarakat yang telah membantu memberikan subsidi kepada mereka. Bila mahasiswa tidak bersifat kritis maka bisa dikatakan bahwa mahasiswa tersebut tidak berterima kasih kepada masyarakat yang telah membantunya. Visioner adalah mempunyai visi, mempunyai rencana ke depan, dan mempunyai cara yang jelas serta tepat untuk mencapainya.  Rencana tersebut lalu dilaksanakan dengan baik dan benar. Mengapa kita harus menjadi seorang yang visioner? Karena, dengan menjadi seorang visioner, kita akan mempunyai semangat untuk selalu melakukan yang terbaik. Baik untuk diri sendiri ataupun untuk orang lain. Tanggung jawab. Ciri-ciri orang yang telah dewasa adalah bertanggung jawab. Ketika kita masih kecil dahulu mungkin kita masih tidak memiliki tanggung jawab. Sekarang sudah berbeda. Kita sudah dewasa maka kita juga harus bertanggung jawab. Bertanggung jawab dala hal apapun. Apa yang kita perbuat kita juga harus berani mempertanggung jawabkannya. Kita berani untuk kuliah dan menjadi mahasiswa, maka kita juga harus berani bertanggung jawab. Tidak hanya bertanggung jawab kepada diri sendiri, tetapi juga harus bertanggung jawab kepada orang tua dan masyarakat. Orang tua yang telah bersusah payah mencari uang untuk membiayai kuliah kita. Masyarakat kecil seperti buruh, tukang siomay, dan lainnya telah membayar pajak yang selanjutnya pajaknya untuk mensubsidi biaya kuliah kita. Maka sudah saatnya jiwa PATRIOT yang seimbang untuk seorang mahasiswa ideal yang mampu menjawab tantangan masa depan dan wajib mengakar dalam diri setiap mahasiswa saat ini. Jangan sampai ke depannya apabila PATRIOT itu sudah tertanam didalam diri kita, jiwa itu akan luntur. Semua ini belum selesai, masi ada tantangan lain didepan. Seperti perkataan dari Richard Bach, seorang penulis dari Amerika, “Here is the test to find whether your mission on Earth is finished: if you're alive, it isn't.”

Diriku Dalam Cerita

Sudah belasan tahun saya menjalani hidup ini. Saya menganalogikan hidup saya seperti seorang aktor yang sedang memainkan sebuah mahakarya film dan saya adalah seorang pemeran utama dalam film tersebut, bukan sekedar peran pembantu apalagi seorang figuran. Setiap apapun yang kita lakukan, apakah itu sesuatu yang baik dan buruk. Semua telah terekam dengan baik, karena sejak nafas pertama kita berhembus kamera telah berputar tuk mengambil gambar. Kehidupan kedepan benar-benar adalah sebuah misteri yang sangat membuat penasaran. Jadi apa di masa depan, hidup dimana, dengan siapa, dan masih banyak pertanyaan yang belum terjawab. Planet ini adalah sebuah panggung terbesar, termegah, dan terindah yang pernah diciptakan. Diciptakan oleh Allah SWT sebagai sarana kita umat manusia untuk menjadi aktor terbaik, jadi tunjukkanlah pertunjukan yang terbaik. Allah SWT sebagai sutradaranya telah memberikan kita arahan yang baik dan benar dengan memberikan Al-Quran sebagai pedoman. Didalam situ sudah tercatat apa yang harus dan tidak boleh kita lakukan selama berada di panggung ini. Bahagia, luka, tangis, tertawa, berlari, berjalan, terjatuh dan lain sebagainya adalah sebuah bagian warna-warni dari film yang kita buat. Semua kenangan itu telah mendapat jatah tersendiri di dalam pita film kehidupan. Sandiwara ini nyata, sandiwara ini ada, sandiwara ini terus berputar, adegan demi adegan yang telah dijalani. Setiap detiknya telah terekam dengan baik dan tidak dapat diulangi kembali. Jadikanlah kejadian yang lalu sebagai pelajaran kehidupan untuk melangkah kedepan. Jangan sampai kejadian hidup kita yang lalu menjadi sebuah ganjalan. Seharusnya itu menjadi sebuah akselerasi untuk menjadikan film kita menjadi film terbaik. Sebagai seorang pemeran utama yang mutlak hadir di setiap adegan, jadikan kesempatan itu untuk membuat film kita menjadi film terbaik, bahkan juga bisa membuat kita sebagai pemeran utama untuk mendapatkan gelar aktor terbaik, minimal menurut diri kita sendiri. Disini kita bisa berimprovisasi seluas-luasnya untuk menorehkan scene-scene yang indah dan bermakna. Scene-scene yang jelek dan tidak bermakna hanya akan membuat film kita tidak enak dilihat dan penyesalan akan datang, saat kita melihat di kemudian hari dihadapan sang sutradara. Bahkan saya juga bisa muncul sebagai peran pembantu atau peran figuran di film orang lain. Di film orang tua saya, film saudara-saudara saya, film pacar saya, film teman saya, atau bahkan di film seorang tukang becak sekalipun saya bisa saja muncul. Sudah sekian lama saya hidup, entah sudah berapa banyak film yang saya hiasi dan saya mainkan. Seperti apa saya menghiasi film mereka, dengan sebuah adegan pahit atau adegan manis, tetapi saya berharap bisa membuat adegan manis yang bisa mereka kenang dan mendapat kredit indah dihadapan sang sutradara. Mungkin sudah ratusan atau ribuan film, namun hanya satu film saja dimana saya sebagai peran utamanya, yaitu film saya sendiri. Dimana saya mendapatkan sebuah kehormatan untuk menunjukkan sebuah persembahan. Berbahagialah kita semua punya peran utama. Seberapa puaskah kita sebagai pemeran utama dengan menilai sejauh ini bagaimana kualitas film yang kita buat. Bila menganggap film yang kita mainkan kurang menarik atau jelek maka intropeksi adalah jalannya agar kelanjutan film kehidupan kita menjadi lebih baik dan lebih bermakna. Semua memiliki kans atau peluang untuk menjadi film yang terbaik, hidup hanya sekali jadi jangan sia-siakan sisa pita film kehidupanmu dengan adegan-adegan yang tidak bermakna atau bahkan buruk. Apalagi kita sekarang sebagai seorang mahasiswa yang sudah memiliki sebuah kewajiban yang tidak bisa diremehkan dan diabaikan. Inilah awal kita mendapatkan scene-scene di film kita yang berisi tentang kehidupan saat menjadi seorang mahasiswa. Bagaimana kita bisa menghiasinya dengan scene-scene yang bermanfaat bagi masyarakat, yang berarti kita juga muncul di film orang lain. Maka dari itu torehkan sebuah memori manis agar kita terkenang oleh mereka menjadi seorang mahasiswa sesungguhnya. Mahasiswa yang memiliki jiwa kesatria. Sebagai mahasiswa jangan berleha-leha, karena waktu kita untuk mulai menorehkan scene-scene yang menunjukkan kita adalah mahasiswa sejati tidaklah lama. Sebelum semuanya terlambat dan penyesalan datang. Ingatlah kata-kata seorang scientist terkenal Charles Darwin, dia berkata “A man who dares to waste one hour of time has not discovered the value of life.” Berarti kita tidak boleh menyia-nyiakan hidup kita sama sekali meskipun itu hanya satu jam saja, karena apapun yang kita lakukan telah terekam dengan baik dan pitanya juga terus berputar. Jadi bila filmmu berkualitas jelek, menyesallah sekarang dan segera perbaiki daripada menyesal kemudian tidak akan ada gunanya lagi. Saat itu tidak ada lagi kesempatan memperbaiki lagi, semuanya telah terlambat karena pita kehidupan telah habis. Berapa lama film ini akan berakhir, bisa besok, minggu depan, bulan depan, tahun depan, 10 tahun lagi, 30 tahun lagi atau 60 tahun lagi, tidak ada dari kita yang tahu sampai kapan ini akan berakhir. Film ini berakhir hingga suatu saat setiap diantara kita akan dipanggil oleh Allah SWT dan kita akan mengetahui hasil film kita. Sebuah hasil dari jerih payah kita selama ini, mulai dari nafas pertama kita hingga nafas terakhir kita. Entah bagaimana ending dari film yang saya buat. Happy ending atau sad ending??? Disaat itu saya berharap semuanya akan berakhir bahagia dan mendapat rating yang baik dari Allah SWT.

Thursday, 10 November 2011

Cinta Kampusku di Lapangan Voli

3 bulan sudah saya kuliah di kampus ini, jurusan Sistem Informasi ITS. Banyak cerita yang sudah dibuat oleh lingkungan kampus SI. Sebuah saksi bisu dari ceritaku selama 3 bulan berada disini. Ada bangunan berlantai 4, gazebo, kantin, musholla, tempat parkir, lapangan voli dan beberapa tempat lain.
            Sekitar lapangan voli mungkin tempat yang menurut saya paling tidak enak dipandang mata, yaitu di barat dan selatan dari lapangan voli. Dimana rumput liar tumbuh dengan subur disana dan tidak ada langkah untuk membersihkannya. Bahkan sampai ada sejenis rumput liar yang tumbuh lebih dari 1meter tingginya.
            Selain masalah rumput liar, masalah tentang sampah juga tidak kalah menyita perhatian saya dan itu masi tetap berada disekitar lapangan voli. Masi kerap dijumpai sampah yang berkeliaran disitu.
Entah tidak ada yang memperhatikan dan mengetahuinya, atau tidak ada yang peduli dengan ini. Mungkin kesadaran dan kecintaan pada kampus ini berkurang. Sungguh sebuah fakta yang sulit dipercaya. Kita harus bercermin kembali, seberapa besarkah cinta kita pada kampus Sistem Informasi ini.
Tunjukkan bukti kecintaan kita pada kampus Sistem Informasi ini dengan cara, mari kita bersama bekerja bakti membersihkannya dan setelah itu bersama-sama menjaganya untuk selalu bersih. Jangan membuang sampah sembarangan dan membiarkan sampah yang ada disitu berserakan juga sebagai bentuk kecintaan kita pada kampus Sistem Informasi.
Mulailah menunjukkan kecintaan kita pada jurusan Sistem Informasi pada hal yang kecil. Meskipun itu sesuatu yang kecil, tetapi itu sangatlah berguna dan lebih bermanfaat.

Tuesday, 18 October 2011

APA PERLU GANYANG MALAYSIA ?

Beberapa hari ini di berbagai media massa dan elektronik sedang panas - panasnya berita yang membakar hati seluruh warga Indonesia yaitu tentang kembali terjadinya pencaplokan wilayah oleh negara tetangga, Malaysia. Yaitu wilayah Tanjung Datu dan Camar Bulan. Pemerintah kembali terasa begitu lembek dalam menyelesaikan masalah ini. Seperti yang dikutip dari yahoo news, wilayah yang  hilang adalah seluas 1.495 hektare tanah dan 80 ribu wilayah laut.
 Ini bukan pertama kalinya Malaysia berlaku salah kepada Indonesia. Tercatat seni Reog Ponorogo yang di website “Visit to Malaysia” diklaim berasal dari Tanah Johor.  Sebetulnya, semua pihak sudah tahu kesenian Reog Ponorogo itu budaya asli milik Indonesia. Kekecewaan ini bermula saat di www.visittomalaysia.com mereka memuat video tari Barongan yang sangat persis dengan tari Reog Ponorogo dan sejarahnya juga telah dirubah oleh pihak Malaysia.  Kejadian ini sungguh membuat semua yang menyaksikannya dibuat geleng – geleng kepala. Terutama Ketua Paguyuban Reog se-Indonesia, dia menuntut agar Malaysia meminta maaf atas perbuatannya tersebut dan mengakui Reog budaya asli Indonesia. Memang dubes Malaysia melakukan tindakan itu tapi kata terakhirnya itu yang membuat kita bosan dan malah membuat kita mengira itu hanya omong kosong. “Kita bangsa serumpun,” ujar Datuk Zainal Abidin M Z, selalu saja kata itu yang terucap dari mulut mereka mulai dari jaman orde lama sampai jaman demokrasi. Di situs tersebut masih ada lagi kebudayaan kita yang mereka pakai yaitu, lagu Rasa Sayange dari Ambon. Yang dijadikan theme song “Visit to Malaysia” dan telah dirubah lirik - liriknya. Sungguh ironis dan kurang ajarnya Malaysia ini mereka seakan tak punya malu, tak punya harga diri, dan tak memiliki kreativitas.
Yang tidak kalah ironis yaitu Pulau Sipadan dan Ligitan yang diklaim pihak Malaysia padahal itu adalah penyumbang APBD terbesar kedua setelah pengolahan minyak bumi di daerah Kabupaten Kepulauan Tarakan. Juga permasalahan patok perbatasan di Pulau Kalimantan yang dilaporkan pindah 10 - 15km per tahun.
Juga masih ada masalah tentang pemukulan wasit karate asal Indonesia oleh polisi Malaysia, dan penangkapan istri Dubes Indonesia di Malays. Ada juga kasus yang menggelikan di pertandingan sepak bola Artist Asian Cup yang diadakan di Malaysia. Mereka malah membawa seluruh pemain timnas nasionalnya yang seharusnya membawa artis – artis dari negara yang berpartisipasi.
Perlu diketahui, bahwa tangga lagu di Malaysia 90% dikuasai lagu – lagu dari Indonesia. Banyak juga band asal Indonesia yang mendapat penghargaan platinum di Malaysia contohnya saja Dewa, Nidji, Peter Pan, Radja, Ungu, dan masih ada beberapa band lain yang bukan hanya sukses di Indonesia tapi juga di Malaysia. Ini telah membuktikan bahwa kreatifitas warga Malaysia tak sekreatif orang Indonesia. Dan juga masih ada kain batik dan angklung yang di klaim oleh pihak Malaysia.
Tidak jarang pula warga Indonesia menjadi Polis Diraja Malaysia atau Tentara Diraja Malaysia. Meski begitu, mereka tidak pindah kewarganegaraan dan akhirnya bebas keluar masuk Indonesia-Malaysia. Menurut Hakim Konstitusi, Akil Mochtar yang dikutip dari yahoo newsIni bukan hal baru bagi warga perbatasan. Semuanya tahu soal ini. Karena nasionalisme tanpa pembangunan, itu omong kosong." Ini terjadi karena Malaysia lebih memperhatikan warga di sekitar perbatasan daripada pemerintah kita.
Sungguh ironis. Sepertinya hanya satu jalan keluar untuk menyelesaikan masalah ini yaitu dengan memutaskan hubungan bilateral dengan Malaysia meskipun banyak sekali resiko yang harus kita tanggung seperti pelajar kita harus kembali yang berada di sana, TKI, sang pahlawan devisa juga harus pulang, dan masih banyak lagi atau dengan cara yang paling kasar yaitu dengan berperang dengan Malaysia yang pernah membara saat jaman orde lama dibawah kekuasaan Presiden Soekarno yang lalu. Coba bayangkan bagaimana kalau figur seorang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mempunyai wibawa seperti Soekarno dan memiliki rencana yang matang seperti Soeharto. Betapa bahagia dan bangganya kita memiliki figur seorang presiden seperti itu. Namun, mungkin itu hanya mimpi – mimpi yang entah kapan dapat terealisasikan karena figur seorang SBY sangatlah jauh dari itu karena beliau sangatlah tidak tegas apalagi ke negara yang memiliki kultur kuat dengan kita seperti Malaysia. Entah kapan masalah kita dengan Malaysia dapat terselesaikan. Jadi sekali lagi cobalah bertanya pada hati nurani kita sendiri, perlukah kita mengganyang Malingsia ?
          Untuk masalah ini, seharusnya pemerintah kita harus ikut pro aktif dengan memberikan perlindungan dan jaminan terhadap budaya bangsa Indonesia lalu mematenkannya ke pihak UNESCO agar tak diklaim pihak negara lain. Jangan menunggu sampai diklaim oleh negara lain atau menjadi berita dimana – mana baru protes dan marah - marah.
          Jadi kesimpulannya, kesalahan itu bukan murni dari pihak asing tapi pemerintah juga salah karena tidak mempunyai tindakan antisipasi atas seluruh budaya – budaya yang berada di Indonesia. Dan beranikah mereka (pemerintah) memutuskan hubungan bilateral dengan Malaysia ?